Atsuko Maeda AKB48 2005 - 2012

Artist

Name: Atsuko Maeda (Acchan)
Current Age: 24 Year Old
Born: 10 July 1991 in Ichikawa, Chiba
Idol Grop: AKB48 (Graduated)
Current profession: Actor & Soloist


Mari kita Mengenal sosok wanita yang satu ini lebih dekat, "Atsuko Maeda" atau yang biasa di sapa (Acchan) adalah mantan Member AKB48 yang lulus (Graduation) pada 25 maret 2012 adalah salah satu member AKB48 yang paling populer di seluruh dunia, sekarang dia menjalani profesi sebagai Aktor dan Penyanyi Solo

Atsuko Maeda's Single:
- Flower (2011)
- Kimi wa boku da (2012)
- Time machine nante iranai (2013)
- Seventh Chord (2014 - 3 - 05) NEW !

Lahir: Ichikawa, chiba, Tokyo, Jepang
Tanggal Lahir: 10 Juli 1991

Sejarah Karir Maeda Atsuko Selama di AKB48

Maeda Atsuko [前田 敦子] lahir di Ichikawa Chiba, 10 Juli 1991.

Salah satu dari 7 personil generasi pertama AKIHABARA48 (AKB48), sejak terbentuk di tahun 2005. Personil dari Team A dan salah satu member AKB48 terpopuler dan memiliki fans terbanyak di seluruh dunia. Dan profesinya adalah sebagai penyanyi, aktris dan model.

Acchan (nama panggilan akrab Maeda), sejak kecil bukanlah seorang anak yang terlalu menonjol. Bahkan semasa sekolah pun, Acchan terkenal sebagai anak yang sangat pendiam dan cenderung introvert. Tidak memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan cenderung selalu ingin berada di belakang orang lain dan bukan tipe yang ceria. Setiap hari, sepulang sekolah, Acchan hanya berdiam di dalam kamarnya sambil membaca komik atau tidur (ini salah satu hobby Acchan). Pada awalnya gembar gembor pencarian Idol yang dilakukan oleh AKIHABARA48 di majalah-majalah, sama sekali tidak menggoyahnya. Padahal teman-teman Acchan banyak membicarakannya di sekolah. ( Foto : diperankan model )


Suatu ketika, ketika pulang berbelanja menemani ibunya. tiba-tiba Acchan menemukan sebuah poster besar di kelokan jalan dekat rumahnya. Akhirnya Acchan membaca sendiri tentang pencarian Idol di Akihibara itu. Satu buah kalimat dariAkimoto Yasushi ( Founder dari Akihabara48 ) di dalam poster ini => “Saya ingin bertemu dengan diri Anda yang sebenarnya” – Kalimat ini langsung masuk ke dalam hati Acchan. Secara tiba-tiba dia berkata kepada ibunya, “Ibu…Aku mau mencoba ini”. Tentu saja disambut dengan rasa terkejut dari ibu, karena merasa yang berbicara barusan bukanlah puterinya. Karena yang beliau tahu, selama ini puterinya adalah seorang anak perempuan yang pendiam, pesimistik dan pemalu. Tiba-tiba mengatakan hal seperti ini merupakan kali pertama didengar oleh beliau dan sungguh membanggakan.
( Foto : diperankan oleh model )

Berangkatlah Acchan menuju audisi di Akihabara dan Akimoto sendiri yang melakukan Audisi tanggal 30 Oktober 2005. Di seleksi awal, Acchan bernyanyi membawakan lagu dari penyanyi favoritnya,Shibasaki Kou ~ Glitter. Lebih dari 7000 pendaftar hanya 45 orang yang diterima masuk ke audisi ke 2 dan sungguh diluar dugaan Acchan salah satunya. Audisi kedua mengecilkan jumlah dari 45 orang menjadi 24 orang. Dan dari ke-24 orang inilah cikal bakal dari terbentuknya AKB48 Team A, generasi pertama ( 1st generation )
Konser debut AKB48 di Theater menyerap banyak perhatian dari media massa yang cukup mengenal sosok Akimoto Yasushi sebagai seorang penulis lirik dan produser rekaman. Media menyebut AKB48 sebagai “Moe Idol” karena memang menampilkan gadis-gadis remaja yang masih belia sekali. Akimoto bersama staff setianya, Togasaki Tomonobu, berusaha keras untuk menaikkan nama AKB48 dan Theaternya hingga ke seluruh kota Tokyo. Mulai dari pemilihan Fans terbaik, membagi-bagikan T-shirt gratis kepada setiap pengunjung yang datang hingga merilis single pertama dalam bentuk CD. ( Single Pertama AKB48 dalam bentuk CD, berjudul Sakura No Hanabiratachie )

Namun dari waktu ke waktu, dengan bertambahnya generasi ke dua dari AKB48 personil AKB48 menjadi semakin besar dan sulit untuk mengingat namanya satu persatu. Karena itu Akimoto menunjuk seseorang dari Team A untuk menjadi Center. Dan pilihan jatuh pada Acchan. Pada awalnya pilihan Akimoto ini sempat ditentang oleh Togasaki, karena Acchan adalah seorang gadis yang pendiam dan introvert. Tidak mungkin Acchan bisa menjadi seorang Center bagi AKB48 yang sedang naik daun. Akimoto yang bisa dibilang memiliki “Indera Ke-enam” hanya tersenyum. Beliau yakin, Acchan adalah calon bintang besar.
( Foto : Diperankan oleh model )

Keputusan Akimoto pun ditentang keras oleh Acchan sendiri ketika dipanggil ke kantor Akimoto. Acchan hanya bisa menangis di kantor Akimoto karena tidak mau dan tidak percaya diri untuk menjadi seorang center. Reaksi yang sama pun dialami oleh member lain yang seangkatan dengan Acchan. Kenapa mereka harus berdiri dan menari di belakang Acchan ? namun berkat bujukan dan bimbingan dari para member yang lebih dewasa seperti Shinoda Mariko dan Oshima Mai, akhirnya para member-member muda ini dapat mengerti. Acchan mendapatkan tempat sebagai solois dalam lagu “Nagisa no Cherry”

Dan Acchan menjadi Center dalam Video Clip AKB48 perdana “Aitakatta” yang dirilis bulan Oktober 2006. Di Clip ini AKB48 telah terbentuk team A dan Team K. Namun pendakian AKB48 ke tangga kesuksesan tidak dibarengi dengan kesuksesan para membernya di lingkungan sekitar tempat tinggal maupun sekolahnya. Karena secara tiba-tiba seluruh teman-teman sekelas para member, menjauhi, mengejek dan sirik kepada mereka. Tentu hal ini merupakan hal yang biasa di kalangan remaja puteri. Namun, dampaknya sangat besar pada salah satu member terutama ke psikologisnya. Sehingga banyak dari para member yang tidak kuat, memutuskan untuk mengundurkan diri. [Foto : Diperankan oleh model]

Berangkat dari Video Clip Aitakatta, para pecinta musik di Jepang semakin mengenal nama AKB48 dan center di Clip tersebut, Maeda Atsuko. Dan konsep Idol Group dari Akimoto mulai kelihatan arahnya. Para member diharapkan bukan hanya bisa bernyanyi dan menari tapi juga bisa acting atau menjadi model. Awal tahun 2007, Acchan mendapat kesempatan untuk tampil di film layar lebar berjudul “Atashi no Watashi no Tsukurikata” dan sebuah drama seri dari Fuji TV berjudul “Swan no Baka”. Karier Acchan semakin bersinar di tahun 2008 ketika tampil di drama “Shiori to shimiko no Kaiki Jikenbo” dan “Taiyo to umi no kyoshitsu” bersama actor kawakan Oda Yuji dan sejumlah actor dan aktris muda seperti Kitagawa Keiko, Kie Kitano, Yamamoto Yusuke dan Okada Masaki.
Tahun 2009 merupakan tahun keemasan bagi karier seorang Maeda Atsuko. AKB48 yang telah berkembang menjadi sebuah super group dengan total personil lebih dari 50 orang, membuat Akimoto harus berpikir, bagaimana cara untuk memilih personil untuk tampil dalam salah satu single yang akan dirilis. Maka di tahun 2009, bulan Juni, dibuatlah suatu event khusus bagi personil AKB48 yang dinamakan “Senbatsu Sousenkyo”. Pemilihan personil dari pilihan fans AKB48, yang membeli CD Single maupun merchandise dari AKB48, berhak mendapatkan 1 kertas suara. Maeda Atsuko mencapai posisi pertama dalam perolehan suara dan berhak menjadi center dalam Single AKB48 ke 13, berjudul Iiwake Maybe.

Di tahun 2010, Acchan kembali mendapatkan tantangan dalam peran menjadi sebuah robot berwujud remaja perempuan yang cantik bersama bintang muda Sato Takeru dalam drama seri Q10 ( Kyuuto ). Dan di tahun ini, peringkat Acchan di 2010 Senbatsu Sousengkyo direbut oleh saingan terberatnya Oshima Yuko. Acchan hanya menempati posisi kedua dengan selisih perolehan suara yang kecil. 2010 Senbatsu Sousenkyo memperebutkan posisi Center untuk single ke 17 AKB48 “Heavy Rotation”


Tahun 2011, merupakan tahun terberat buat karier Acchan di bidang Acting. Acchan harus memerankan tokoh Azhiya Mizuki yang pada tahun 2007 pernah diperankan salah satu tokoh idolanya, peraih predikat aktris terbaik 2007 dari Television Academy Awards Horikita Maki di Hanazakari No Kimitachie 2011, bersama aktor-aktor muda yang tampan seperti Nakamura Aoi dan Miura Shohei. Acchan mendapatkan cukup banyak kecaman dari para penggemar Hanazakari no Kimitachie 2007 dimana figure seorang Azhiya Mizuki yang sudah begitu melekat dibenak mereka, namun disinilah kemampuan Acchan benar-benar diuji. Ini sekaligus mencetak sejarah bagi AKB48, dengan menempatkan salah satu personilnya sebagai pemeran utama di drama televisi jam tayang Prime Time.


Dan hasilnya tidak mengecewakan. Acchan mampu memerankan karakter Azhiya Mizuki dengan cukup baik, bahkan mendapatkan pujian dari pemeran Azhiya Mizuki sebelumnya, Horikita Maki. Berikut petikan hasil wawancara dengan Horikita Maki tentang Maeda Atsuko. “Jujur, saya suka dengan lagu-lagu AKB48. Dan Maeda Atsuko adalah seorang gadis muda yang luar biasa, dia bisa bernyanyi, bisa berdansa dan dia bisa beracting dengan baik. Saya rasa Maeda akan menjadi seorang bintang besar. Saya merasa sangat senang, Maeda yang mendapatkan peran ini”
( Foto : Horikita Maki, pemeran Ashiya Mizuki di Hanazakari no Kimitachie 2007 )

Di bulan Juni 2011, Acchan melepas single solonya yang berjudul "Flower" dan tahun ini pula, posisi nomor 1 di 2011 Senbatsu Sousenkyo kembali direbut oleh Acchan dengan selisih suara yang cukup besar dari posisi ke 2, Oshima Yuko. Acchan kembali mendapatkan posisi Center untuk Single ke 22 “Flying Get” yang sekaligus membawa AKB48 ke puncak tangga lagu Oricon dan mendapatkan penghargaan dalam Japan Records Awards 2011 sebagai Group dengan penjualan Single terbanyak sepanjang tahun 2011 dengan 1,8 juta copy.


Proyek terbaru yang sedang dilakukan Acchan di awal tahun 2012 adalah berperan dalam salah satu drama televisi bersama actor dari Johny Entertainment, Yamashita Tomohisa. Yamashita atau akrab dipanggil Yamapi, adalah aktor tampan yang sudah sangat sering berperan bersama aktris-aktris Top papan atas seperti Horikita Maki, Nagasawa Masami, Kitagawa Keiko, Karina, Eikura Nana, Toda Erika maupun Aragaki Yui. Merupakan tantangan besar kembali bagi Acchan untuk bisa tampil bersama dengan seorang aktor senior sekaligus Idola remaja. ( Yamapi adalah mantan personil Boyband NEWS besutan Johnny Entertainment ).

Dan bersama AKB48, Acchan baru saja merilis sebuah single terbaru berjudul “Give Me Five” dimana AKB48 untuk pertama kalinya tampil dengan memainkan musiknya sendiri. Acchan sendiri memainkan Rhythm Guitar sekaligus Center Vocal. Group Band dari AKB48 ini diberi nama “Baby Blossom”, bersama dengan Takahashi Minami ( Lead Guitar ), Oshima Yuko ( Bass Guitar ), Kashiwagi Yuki ( Drum ), Kojima Haruna & Watanabe Mayu ( Keyboard ), Minegishi Minami & Sashihara Rino ( Trombone ), Matsui Rena ( SKE48 )& Yokoyama Yui ( Trumpet ) dan Perkusi oleh Shinoda Mariko, Matsui Jurina (SKE48 ) Itano Tomomi. Penjualan single ini pun telah mencapai penjualan diatas 1 juta copy setelah rilis di bulan Februari 2012.
Dan terakhir, tanggal 25 Maret 2012. di konser AKB48 yang berlangsung di Saitama Super Arena, di depan sekitar 25.000 orang penonton, Maeda Atsuko secara mengejutkan, mengumumkan pengunduran dirinya dari AKB48, Group yang selama ini telah membesarkan namanya. Sontak pengumuman ini disambut dengan isak tangis dan cucuran airmata dari seluruh member maupun penonton yang hadir disana. Keputusan yang sangat berat tapi ini adalah keputusan dari dirinya sendiri. Acchan merasa bahwa sudah saatnya dirinya untuk mandiri. Acchan tetap akan tampil di single AKB48 ke 26 yang rencana akan dirilis bulan Mei 2012 dan tampil terakhir bersama AKB48 di konser impian mereka di Tokyo Dome pada pertengahan Musim panas 2012.

H: 161cm
B: 76 cm
W: 60 cm
H: 83 cm

History of Atsuko Maeda In English
Ok, everyone can found that info by just searching at google. So, I don't want to make you guys more bored with the info. What I want to tells is the story about Atsuko Maeda history at beginning.

How Atsuko Maeda know about AKB48? Before AKB48 exist, Atsuko know and follow the audition just only by seeing a poster about Idol group who produced by Akimoto Yasushi. She shown the interest to join the audition, but she don't have guts to said I want join the audition. Just only till her mother ask her to try join audition, so finally Atsuko decide to follow the audition. At the audition, even though her mother accompany her but Atsuko was worried and already want to give up because there was a lot of girls at the first audition, it's shown to us how shy Atsuko is. Funny girl, but in the end her number is called. This the starting point the journey of Atsuko Maeda in AKB48 group.

The first audition, 24 people were accepted, but doesn't mean by through the audition everything is becoming more easy. The AKB48 choreography Natsu-sensei is a strict person, she's the one who in charge whit every progress-men about the girls and she can just fired any girl who not qualified her standard. Natsu-sensei famous word is "If you can't do it, then leave!". That word was yelled everyday by Natsu-sensei when the girls keep try with their best. Girls positions were decided, only five people who got microphones for "Sakura no Hanabiratachi" song and Atsuko Maeda is one of them. At that time the relationship between girls is more like rival rather then a friend. That's make Atsuko quite struggle with her position, remember she's only a shy girl who don't have much confident, but that's not gonna stop her, she keep worked desperately everyday and not only once Atsuko keep continuing her practice even though the training is over. Actulaly at first Akimoto Yasushi (AkiP) didn't notice Atsuko Maeda at all. Only until Natsu-sensi tell Akimoto that she wanted to put Atsuko into the unit song "Skirt, Hikari." Even Akimoto-san says that "Maeda's hair was like a helmet."

At the 1st stage, every girls was on pretty equal footing but when 2nd stage, everything changed. Natsue-sensi announced some girls got center position, Atsuko Maeda was put in a unit song "Nagisa no Cherry" as the center, but at that moment she really hated it so much and actually she don't want it. Like I said, at this time the relationship between girls is more like rival. The members of the same age with Atsuko like Minegishi Minami and Hiroshima Natsumi had to dance behind her of course don't like it, maybe they think "How come Atsuko get center position and I don't !?" actually they don't really fight about it, but they keep complaining, that's give Atsuko lots of pressure. Until at the last performance of 2nd stage, Akimoto-san tells to the girls, “Please tell each other everything that you’re thinking.” Great move by Akimoto-san, cause finally every members can share what are they struggling, some members said said “I didn’t like being behind Acchan.”, and of course Acchan also share her struggle, she said “I didn’t want to do ‘Nagisa no Cherry’.” with a sobbing. Everyone laugh when hearing the statement, but that was an important moment for everyone, each girl finally can understand what are they struggle.

Atsuko get very first role at a movie "Ashita no Watashi" (How to become myself) as Hanada Hinako, at that time she's only 16th and just like ordinary people, she also have a problems. She was just so lost about what she should have done that she became disinclined to doing anything. But even though she kept saying "no" to everything, there was still nothing to do but go through it with her best. That was the crucial to Atsuko development and growth, what she keep hold on to herself is what Natsu-sensi lessons "There's no secret to working hard except working hard."

Atsuko Maeda name is getting known, she gets more solo jobs at dorama and movie and she always get center position at every AKB48 single. I think that's one of the reason why there is some fans who hate her. Some haters said "why my oshimen not get more push!?" "why Atsuko always get push from management!?" Remember, she's not the one who ask center position, the management is the one who decide it and also because Atsuko have lots of fans. Management can do whatever they want, just like when "Ooge diamond" release, Matsui Jurina (SKE48) face suddenly appears as the cover jacket and get center position just like that. At that time fans start to comparing between Matsui Jurina and Atsuko Maeda, actually Atsuko never think Jurina as the rival but fans did. Akimoto Yasushi several times tells Atsuko, "If you continue on this way, Matsui-san's going to take your place" That's make Atsuko more confuse. Akimoto-san keep challenge her "How are you?", "Can Maeda do it?" in the end Atsuko answer the challange "I can do it, I want to do it!" Starting from "Ooge Diamond", Atsuko started understand the meaning of her own place as the face of AKB and the crucial of center position little by little.
As the face of AKB48 and as one of represented 1st generation I think she's get lots of pressure. The expectation from the fans and also from other AKB members. The more famous Atsuko Maeda is the more sentiment she get from AKB fans. Hatters keep hate, especially when AKB48 Sosenkyo held for the first time at 2009, the situation becoming more stance. In the end Atsuko Maeda get 1st position and get center position for "Iiwake Maybe". That first election also becoming another step for our girl realize how AKB48 much it meant for her.

On 2010 and 2011 AKB48 Sosenkyo (election) is held again, at 2010 Oshima Yuko get 1st position and Atsuko Maeda at 2nd position and at 2011 Atsuko Maeda get 1st position and Yuko get 2nd position. Yeah, there is a rank, win or lose. But actually that doesn't change anything about the relationship between AKB48 members, from my point of view actually the fans who make everything became stance. That's why every time Sosenkyo is held there is always pro and contra between AKB fans. As for me, honestly I don't like the election. Akimoto once explain the reason why he held the election, because many fans always complaining "why there is no rotation position?, why Maeda always get center position?" so with the election Akimoto-san give the change to fans to select her own favorite member and who get the position for next single.That's why I always said "don't blame to the girl, if you want just blame the management and all fans who vote the girl !"


The 3rd election already past and last June, 22th Atsuko release her solo single "flower", the single get top of the Oricon Weekly Charts, selling 177,000 copies. It has been four years and nine months since the last female artist topped Oricon with their debut single, the previous was actress Sawajiri Erika's "Taiyou no Uta" and now Atsuko is filming another new dorama Hanazakari no Kimitachi e ~Ikemen☆Paradise~ 2011 (Hanakimi 2), it's a remake from successful dorama Hanakimi 1 at 2007 starring by Hirokita Maki. The remake isn't success like before, but still Atsuko acting skill is praise by many people.

Well, I think that's all I can share about Atsuko Maeda, is the story end here ? of course NO, I'm sure her career will keep rising and there is always many fans who will keep support her. I can make sure me is one of them. GANBATTE Acchan...!!! (ノ ><)ノ